Jumat, 04 Juni 2021

Sekadar cerita

Hua hahahaha akhirnya masih ada kesempatan untuk sekadar buka blog ini dan ngoceh ngoceh bentar yak.

Mau cerita aja, siapapun kalian yang lagi baca ini, baik yang kenal secara pribadi denganku atau yang cuma gabut dan gak sengaja ketemu blog ini. Semoga kalian sehat selalu ya, jangan sakit-sakit, semoga bahagia selalu menyertai kalian semua.

Time flies, gak kerasa udah tahun 2021. dari mulai masjid di depan rumahku masih dibangun sampe sekarang udah bagus dan ada lapangan yg cem kolam renang dan lapangan futsal wkwkwk

Pun terkait dengan masalah hati, dengan si dia yang kutemui di tahun pertama SMA lalu selesai, bertahan dengan orang yang sama sampai 2 tahun dan cukup sulit untuk proses move on nya, teman SD yang masih keep-in-touch sampai sekarang dan masih sering sekadar ngajak ngopi sambil ngobrol-ngobrol tipis, dia yang jauh disana tapi selalu support tentang apapun yang sedang kulakukan, dan beberapa teman angkatan yang kukira terlibat cinlok karena 1 project denganku.

Ah tapi apapun itu, sekarang aku masih bahagia menjalani kehidupan sendiri. Ternyata diriku sendiri masih terlalu sibuk untuk menjalin hubungan baru dengan yang lain. Masih ingin mengembangkan diri dan menikmati masa-masa sibukku sendiri.

Dah, selamat tinggal lagi. Aku sedang menjalani pembekalan KKN dan nantinya akan dilanjutkan dengan Kerja Praktik di semester yang sama. Fyuh, semester 6 ternyata seberat ini ya. 



Selasa, 16 Februari 2021

2020 dan 2021

Halo! Kembali lagi denganku, aku tahu akun ini sudah lama tak kugunakan. Entah siapa juga yang akan membaca tulisan ini. 

Ini sudah tahun 2021, sudah 2 tahun lewat sejak aku post tulisan terakhir di blog ini. Aku kini sudah kuliah, aku mengambil jurusan teknik. Wah, aku ngerasa keren banget karena berhasil bertahan sampai sejauh ini, di program studi yang di-cap keras pada stigma masyarakat.

Sudah cukup banyak asam pahit kehidupan yang kuterima, baik masalah asrama, ekonomi, berdebat dengan diri sendiri, dan banyak lainnya.


Kali ini, aku sedang sendiri. 2020 telah memisahkan aku dengan mantanku yang sudah menjalin hubungan selama 2 tahun lebih, maaf karena aku tidak menulis tentang dirinya dalam blog ini. 

Aku juga tidak terburu-buru mencari penggantinya, karena setelah putus, aku malah merasa bisa menjadi diriku seutuhnya. 


Setelah putus pun, ada banyak yang mendekatiku. Tapi aku benar-benar ingin fokus mencintai diriku sendiri, seutuhnya, sepenuhnya. Bukannya terkesan mencampakkan mereka, namun sebisa mungkin aku memberi tahu kepada mereka, keadaaanku yang sesungguhnya.

Ada beberapa yang memilih pergi setelah mendengarkan jawabanku. Namun beberapa sisanya tetap singgah menemani. 

2020 sungguh tahun yang sulit, tapi aku bersyukur karena mampu melewatinya.